Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 April 2013

OPTICAL ILLUSION PENGUKUR STRES

Lagi gogling eh nemu artikel bagus nih, terutama buat yang mau Ujian Nasional. Pasti nih yang mau Ujian Nasional pada stres tapi gak mau dibilang lagi stres (soalnya ane alamin sekarang). Nah daripada penasaran stres apa enggak, mending baca deh artikel berikut.
Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tampak berbahaya atau sulit. Stres membuat tubuh untuk memproduksi hormon adrenaline yang berfungsi untuk mempertahankan diri. Stres merupakan bagian dari kehidupan manusia.

Stres yang ringan berguna dan dapat memacu seseorang untuk berpikir dan berusaha lebih berpikir dan berusaha lebih cepat dan keras sehingga dapat menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres ringan bisa merangsang dan memberikan rasa lebih bergairah dalam kehidupan yang biasanya membosankan dan rutin.

Tetapi stres yang terlalu banyak dan berkelanjutan, bila tidak ditanggulangi, akan berbahaya bagi kesehatan.
Gejala-gejala
  • Menjadi mudah tersinggung dan marah terhadap teman, keluarga dan kolega.
  • Bertindak secara agresif dan defensif
  • Merasa selalu lelah.
  • Sukar konsentrasi atau menjadi pelupa.
  • Palpitasi atau jantung berdebar-debar.
  • Otot-otot tegang.
  • Sakit kepala, perut dan diare.
Komplikasi
  • Tekanan darah tinggi dan serangan jantung.
  • Sakit mental, hysteria.
  • Gangguan makan seperti hilang nafsu makan atau terlalu banyak makan.
  • Tidak bisa tidur (insomnia).
  • Migren/kepala pusing.
  • Sakit maag.
  • Serangan asma yang tambah berat.
  • Ruam kulit.
Penyebab
  • Kejadian hidup sehari-hari baik gembira dan sedih seperti; Menikah/mempunyai anak, mulai tempat kerja baru/pindah rumah/emigrasi, kehilangan orang yang dicintai baik karena meninggal atau cerai, masalah hubungan pribadi.
  • Pelajaran sekolah maupun pekerjaan yang membutuhkan jadwal waktu yang ketat, dan atau bekerja dengan atasan yang keras dan kurang pengertian.
  • Tidak sehat.
  • Lingkungan seperti terlalu ramai, terlalu banyak orang atau terlalu panas dalam rumah atau tempat kerja.
  • Masalah keuangan seperti hutang dan pengeluaran di luar kemampuan.
  • Kurang percaya diri, pemalu
  • Terlalu ambisi dan bercita-cita terlalu tinggi.
  • Perasaan negatif seperti rasa bersalah dan tidak tahu cara pemecahannya, frustasi.
  • Tidak dapat bergaul, kurang dukungan kawan.
  • Membuat keputusan masalah yang bisa merubah jalan hidup atau dipaksa untuk merubah nilai-nilai/prinsip hidup pribadi yang dapat anda lakukan
Bagaimana mencegah stres?
  • Lihat/ukur kemampuan sendiri. Belajar untuk menerima apa adanya dan mencintai diri sendiri.
  • Temukan penyebab perasaan negatif dan belajar untuk menanggulanginya. Jangan memperberat masalah dan coba untuk sekali-kali mengalah terhadap orang lain meskipun mungkin anda di pihak yang benar.
  • Rencanakan perubahan-perubahan besar dalam kehidupan anda dalam jangka lama dan beri waktu secukupnya bagi diri anda untuk menyesuaikan dari perubahan satu ke yang lainnya.
  • Rencanakan waktu anda dengan baik. Buat daftar yang harus dikerjakan sesuai prioritas.
  • Buat keputusan dengan hati-hati. Pertimbangkan dengan masak-masak segi baik atau buruk sebelum memutuskan sesuatu.
  • Biarkan orang lain ikut memikirkan masalah anda. Ceritakan kepada pasangan hidup, teman, supervisor atau pemimpin agama. Mereka mungkin bisa membantu meletakkan masalah anda sesuai dengan proporsinya dan menawarkan cara-cara pemecahan yang berguna.
  • Bangun suatu sistim pendorong yang baik dengan cara banyak berteman dan mempunyai keluarga yang bahagia. Mereka akan selalu bersama anda dalam setiap kesulitan.Jaga kesehatan, makan dengan baik, tidur cukup dan latihan olahraga secara teratur.
  • Rencanakan waktu untuk rekreasi.
  • Teknik relaksasi seperti napas dalam, meditasi atau pijatan mungkin bisa membantu menghilangkan stress.
Stres kah diri Anda?
Coba amati gambar di bawah, tapi yang ini cuman rekaan dari beberapa situs aja yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Gambar-gambar ini dipergunakan untuk mengetahui level stress yang dapat ditangani seseorang. Semakin perlahan pergerakan gambarnya, semakin baik kemampuan seseorang mengatasi stress.

Seorang guru mengatakan “saya merasa gambarnya bergerak tetapi perlahan, seperti bernafas”.
Seorang kriminal yang pernah di test mengatakan gambar-gambar tersebut berputar sangat cepat.
Seorang yang berusia lanjut dan anak-anak mengatakan gambarnya tidak bergerak.
Gambar-gambar ini tidak ada yang animasi, semua adalah gambar statis.

Silakan mencoba mengukur tingkat stress anda.
 
 Sumber

Sudah melihat gambar-gambar di atas? Bagaimana hasilnya? Silahkan Anda berbagi melalui komentar. :)

Sabtu, 21 Juli 2012

Hukum dan Adab Seputar Sahur

Allah Ta’ala telah mewajibkan puasa kepada kita sebagaimana telah mewajibkan kepada orang-orang sebelum kita dari kalangan Ahlul Kitab. Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” [Al-Baqarah : 183]

Namun ada perbedaan antara puasa Ahli Kitab dengan puasa kaum muslimin sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam haditsnya.

عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ ».
Dari Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sllam bersabda: “Perbedaan antara puasa kita dengan puasanya ahli kitab adalah makan sahur” [HR. Muslim, no. 1096]

Hadits Nabi ini menunjukkan kedudukan yang penting tentang sahur di dalam ibadah puasa. Oleh karena itu di dalam edisi ini akan kami sampaikan sedikit keterangan tentang adab dan hukum seputar sahur.


1. Makna Sahuur.

Secara bahasa sahuur artinya: makanan atau minuman di waktu sahar. Sedang sahar artinya akhir malam sebelum subuh. Adapun suhuur adalah perbuatannya. Kebanyakan riwayat dengan sahuur, ada yang mengatakan: yang benar adalah suhuur, karena sahuur adalah makanan dan berkah, sedangkan pahalanya adalah di dalam melakukannya. (Diringkas dari kitab Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyah, 24/269)


2. Perintah Melakukan Sahuur.

أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً »
Dari Anas bin Malik, dia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hendaklah kamu  makan sahur, karena sesungguhnya di dalam sahur terdapat barakah “ [Hadits Riwayat Bukhari, no. 1923]

Imam Ibnul Mundzir berkata, “(Ulama) ijma’ bahwa sahuur hukumnya mustahab (dianjurkan)”.


3. Jangan Tinggalkan Walau Hanya Seteguk Air.

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « السَّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى المُتَسَحِّرِينَ »
Dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sahur itu makanan yang barakah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya menelan seteguk air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur”. (HR. Ahmad, no. 11384; 11706; dan Ibnu Abi Syaibah)

4. Sebaik-baik Sahur Adalah Korma.
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « نِعْمَ سَحُورُ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ ». د 2347, وابن حبان و البيهقي وهو صحيح
Dari Abu Huroiroh, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin adalah korma”. (HR. Abu Dawud, no. 2347; Ibnu Hibban; dan Al-Baihaqi)

5. Anjuran Mengakhirkan Sahur
عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ – رضى الله عنه – قَالَ: تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاَةِ . قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَ الأَذَانِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً .
Dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Kami makan sahur bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau berdiri untuk melakukan shalat”.
(Anas bertanya kepada Zaid bin Tsabit): “Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?” Zaid menjawab, “Kira-kira (membaca) 50 ayat (Al-Qur’an)”.(HR. Bukhari, no. 1921 dan Muslim, no. 1097)

‘Amr bin Maimun Al-Audi berkata:
كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ أَسْرَعَ النَّاسِ إِفْطَارًا وَأَبْطَأَهُمْ سَحُوْرًا
Dahulu para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang paling segera berbuka dan paling lambat sahuur. (Riwayat Abdurrozaq di dalam Al-Mushonnaf 4/226, no. 7591; dishohihkan oleh Al-Hafizh di dalam Al-Fath dan Al-Haitsami di dalam Al-Majma’, hlm. 62)

6. Akhir Waktu Sahuur Adalah Terbit Fajar Shodiq Dengan Terang
Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اَلْفَجْرُ فَجْرَانِ: فَأَمَّا اَلْأَوَّلُ فَإِنَّهُ لاَ يُحَرِّمُ الطَّعَامَ وَلاَ يُحِلُّ الصَّلاَةَ, فَأَمَّا اَلثَّانِي فَإِنَّهُ يُحَرِّمُ الطَّعَامَ وَ يُحِلُّ الصَّلاَةَ
Fajar (cahaya menjelang matahari terbit) ada dua: yang pertama tidak mengharamkan makanan dan tidak menghalalkan sholat. Yang kedua mengharamkan makanan dan menghalalkan sholat.(HR. Ibnu Khuzaimah 3/210; Al-Hakim 1/191, 495; Daruquthni 2/165; Baihaqi 4/261; sanadnya shohih. Dinukil dari Sifat Shoum Nabi, hlm: 36-37, karya syaikh Ali Al-Halabi dan syaikh Salim Al-Hilali)

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
لَا يَغُرَّنَّكُمْ مِنْ سَحُورِكُمْ أَذَانُ بِلَالٍ وَلَا بَيَاضُ الْأُفُقِ الْمُسْتَطِيلُ هَكَذَا حَتَّى يَسْتَطِيرَ هَكَذَا
Janganlah adzan Bilal menghalangi kamu dari sahur kamu, dan jangan pula menghalangi kamu warna putih memanjang di ufuk begini (yaitu vertikal) sampai warna putih itu menyebar begini (yaitu horisontal). (HR. Muslim, no: 1094)

Imam Nawawi rohimahulloh berkata: Para sahabat kami berkata: ” Fajar ada dua: pertama disebut fajar awal dan fajar kadzib (dusta), yang lain disebut fajar kedua dan fajar shodiq (benar). Fajar pertama muncul memanjang ke arah langit, seperti ekor srigala, kemudian itu hilang beberapa waktu.  Kemudian muncul fajar kedua menyebar lebar di ufuq. Sahabat-sahabat kami mengatakan:  Semua hukum-hukum berkaitan dengan fajar kedua: padanya waktu subuh masuk, waktu isya’ habis, masuk di dalam puasa, makanan dan minuman haram bagi orang yang berpuasa. Dengannya malam berakhir, dan masuk siang. Hukum-hukum tidaklah berkaitan dengan fajar yang pertama dengan ijma umat Islam”.  *)*)Al-Majmu’ 3/44]

7. Apa Yang Dilakukan, Saat Makan Sahuur Lalu Mendengar Adzan Subuh?
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا سَمِعَ أَحَدُكُمُ النِّدَاءَ وَالإِنَاءُ عَلَى يَدِهِ فَلاَ يَضَعْهُ حَتَّى يَقْضِىَ حَاجَتَهُ مِنْهُ ».
Dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian mendengar adzan, sedangkan bejana (makanan) masih ada di tangannya, maka janganlah ia meletakkannya hingga ia menyelesaikan hajatnya (sahurnya).” (HR. Abu Dawud, no.2352 sanadnya  hasan; juga riwayat Ahmad dan Al-Hakim dengan sanad yang shahih. Lihat Sifat Shoum Nabi, hlm. 38)

Dengan hadits ini kita mengetahui bahwa jadwal dan seruan imsak yang biasanya dilakukan 10 menit sebelum adzan subuh bertentangan dengan petunjuk agama Islam.

8. Bagaimana Jika Tidak Mendengar Adzan, lalu mendengar Iqomat?
عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ: أُقِيْمَتِ الصَّلَاةُ وَالْإِنَاءُ فِي يَدِ عُمَرَ، قَالَ: أَشْرَبُهَا يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: نَعَمْ!، فَشَرِبَهَا (بطريقين وهو صحيح)
Dari Abi Umamah, dia berkata: “Shalat (subuh) sudah diiqomati, wadah minuman masih berada di tangan Umar, dia bertanya: “Apakah aku boleh meminumnya wahai Rasulullah?” Nabi n menjawab: “Ya”. Maka Umar meminumnya. (Tafsir Thabari 3/527, no. 3017, dengan dua sanad, riwayat ini shohih)

Inilah beberapa keterangan ringkas seputar ibadah sahuur, semoga bermanfaat.
Al-hamdulillahi rabbil ‘alamiin.
Disusun oleh Ustadz Muslim Atsari
Artikel www.ustadzmuslim.com

Selasa, 10 Juli 2012

Anak yang Punya Peliharaan Kucing dan Anjing Hidup Lebih Sehat

img
Pada tahun pertama kelahiran anaknya, para orangtua seringkali berpikir untuk menjauhkan anak-anaknya dari binatang atau lingkungan yang tidak bersih. Padahal sebuah studi dari Finlandia menemukan bahwa anak-anak yang tumbuh bersama kucing atau anjing cenderung terserang infeksi pernafasan lebih sedikit.

Peneliti mengikuti 397 anak sejak masih dalam kandungan hingga tahun pertama hidupnya dan menemukan bahwa anak-anak yang hidup bersama anjing memiliki kemungkinan 31 persen lebih kecil untuk terserang gejala-gejala infeksi saluran pernafasan, 44 persen infeksi telinga dan 29 persen lebih sedikit membutuhkan obat-obatan antibiotik.

Kontak dengan kucing juga dikaitkan dengan serangan infeksi yang lebih sedikit namun efeknya tidak sedrastis kontak dengan anjing karena seorang bayi yang tinggal bersama seekor kucing 2 persen tidak cenderung membutuhkan antibiotik.

"Kami berspekulasi dengan berbagai cara anjing bisa membawa kotoran atau tanah ke dalam rumah lalu sistem kekebalan bayi menjadi diperkuat atau mungkin hal ini berkaitan dengan hewan itu sendiri," ungkap peneliti Dr. Eija Bergroth, seorang dokter anak di Kuopio University Hospital, Finlandia.

Kaitan antara binatang peliharaan dan risiko infeksi yang lebih rendah pun bisa ditemukan bahkan ketika peneliti melibatkan faktor-faktor yang diketahui mampu mempengaruhi tingkat infeksi bayi seperti proses menyusui dan jumlah saudara kandungnya.

Dari keseluruhan partisipan dalam studi ini, 35 persen anak-anaknya tinggal di rumah yang memelihara anjing dan 24 persen tinggal bersama kucing, meskipun peneliti juga memperhitungkan kontak dengan binatang peliharaan yang ditaruh di luar rumah.

"Menurut hasil studi kami, tak ada alasan untuk takut melakukan kontak dengan hewan atau menghindari mereka," lanjut Bergroth seperti dilansir dari MSNBC, Selasa (10/7/2012). Sementara banyak orang yang bersiap untuk menciptakan lingkungan yang sangat higienis untuk anak-anaknya, Bergroth menyatakan bahwa hasilnya menunjukkan upaya itu justru bukanlah pilihan terbaik karena sistem kekebalan tubuh anak menjadi tidak tertantang.

Studi ini didasarkan pada 'hipotesis higienitas' yang diterima secara luas sebagai sebuah teori yang menyatakan bahwa anak-anak yang hidup di lingkungan yang terlalu bersih justru lebih cenderung menderita alergi dan asma.

Senada dengan teori tersebut, temuan ini pun mengimplikasikan bahwa hidup di sebuah lingkungan yang lebih menantang bagi sistem kekebalan akan menyebabkan risiko infeksinya menjadi lebih rendah.

Bergroth berharap studi ini akan menghentikan pola pikir kebanyakan orang untuk menjauhkan anak-anaknya dari binatang ketika lahir nanti.


Sumber

Minggu, 08 Juli 2012

Jejak Di Karpet


Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu: "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan." Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan, "Itu artinya tidak ada seorang pun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut.

"Sekarang bukalah mata ibu". Ibu itu membuka matanya, "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu di sana, ia tahu, keluarga yang dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita, sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.


Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :
-Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
-Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya IA berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
-Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.
-Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
-Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.
-Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.
-Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.
-Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.
-Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.
-Untuk setiap permasalahan hidup yang saya hadapi, karena itu artinya Tuhan sedang membentuk dan menempa saya untuk menjadi lebih baik lagi.

Selasa, 03 Juli 2012

10 Kesalahan Cara Sikat Gigi Pada Anak Indonesia

  1. Tidak Menggunakan Sikat Gigi yang Tepat
    Richard H Price, DMD, penasihat American Dental Association (ADA) mengatakan, “Jika Anda harus membuka rahang cukup besar untuk membiarkan gagang sikat masuk ke dalam mulut, bisa jadi sikat gigi terlalu besar untuk Anda. Gagangnya pun harus nyaman digenggam, sensasinya harus senyaman saat Anda memegang garpu saat makan. Semakin nyaman sikat gigi Anda, makin sering Anda akan menggunakannya dengan benar.”
  2. Memilih Bulu Sikat yang Salah
    Menurut para dokter gigi di WebMD, jenis bulu sikat tidak terlalu penting dan tak ada pengaruh lebih. Tampaknya, yang lebih penting adalah teknik membersihkannya ketimbang bentuk sikatnya. Para dokter gigi ADA menyarankan agar memilih sikat yang lembut, jangan yang kasar atau kaku karena bisa merusak/menyakiti gusi. Carilah bulu sikat yang cukup kaku untuk mengangkat plak, tetapi tidak cukup kuat untuk merusak gigi.
  3. Kurang Sering atau Kurang Lama
    Menurut ahli kesehatan gigi di WebMD, frekwensi sikat gigi tiga kali dalam sehari adalah yang terbaik. Ketika jarak waktu menyikat gigi terlalu jauh, plak bakteri akan menumpuk, bisa membuat radang gusi dan masalah lain pada mulut. Disarankan untuk menyikat gigi setidaknya 2 menit setiap kali, akan lebih baik lagi jika dilakukan selama 3 menit. Angka waktu tersebut sebenarnya tidak terlalu penting, namun dipatok agar kita bisa mempunyai waktu yang cukup untuk membersihkan permukaan gigi.
  4. Menyikat Gigi Terlalu Sering atau Terlalu Keras
    Terlalu sering menyikat gigi, misal 4 kali dalam sehari, bisa membuat akar gigi teriritasi dan menyakiti gusi. Menyikat terlalu keras juga bisa merusak enamel (lapisan teratas gigi). Cara terbaik adalah menyikat gigi secara perlahan dan lembut selama 2-3 menit.
  5. Tidak Menyikat dengan Cara yang Benar
    Buat sudut 45 derajat dari garis gusi dan buat gerakan pendek-pendek saat menyikat. Gerakan menyikat panjang di sepanjang garis gusi bisa menyebabkan abrasi pada gusi. Sikatlah perlahan ke arah atas dan bawah dari gigi, jangan dengan gerakan menyamping pada gigi. Buat gerakan sirkular vertikal, jangan horizontal. Lakukan pada bagian permukaan gigi bagian depan, belakang, atas dan bawah serta pada lidah.
  6. Selalu Memulai Pada tempat yang Sama
    Kebanyakan orang akan memulai pada titik yang sama setiap kali akan mulai menyikat gigi. “Mulailah di tempat-tempat yang berbeda supaya Anda tidak menjadi ‘malas’ untuk membersihkan titik yang lainnya. Jika Anda memulai di titik yang sama, Anda cenderung semangat di titik tersebut, kemudian malas membersihkan di titik yang terakhir,” jelas Price.
  7. Mengabaikan Bagian Dalam Gigi
    Kebanyakan orang ternyata sering kali lupa membersihkan bagian dalam gigi, bagian yang bersentuhan dengan lidah. Plak yang tersembunyi sama pentingnya untuk dibersihkan seperti plak yang terlihat. Titik yang paling sering dilupakan untuk dibersihkan adalah pada bagian dalam gigi depan.
  8. Kurang Bersih Membilas
    Bakteri bisa tumbuh pada sikat gigi yang lupa dibersihkan. Jika ini terjadi, bakteri tersebut bisa tumbuh dan kembali hinggap pada mulut Anda di sesi penyikatan berikutnya. Bersihkan sikat gigi setelah Anda menggunakannya dan pastikan tak ada yang menyangkut atau pasta gigi yang tersisa.
  9. Membiarkan Sikat Gigi dalam Keadaan Basah
    Sikat gigi yang basah dan lembab pun akan menjadi tempat favorit bakteri. Tak hanya itu, sikat gigi yang lembab akan merusak bulu sikatnya jika dibiarkan begitu saja. Akan lebih baik jika sikat gigi disimpan tertutup dalam keadaan kering. Biarkan kering, baru tutup dengan tutupnya.
  10. Tidak Mengganti Sikat Gigi Cukup Sering
    Rekomendasi ADA untuk mengganti sikat gigi setelah 3-4 bulan pemakaian atau langsung ganti ketika bulu sikatnya terlihat mulai rusak. Ketimbang Anda mematok waktu, perhatikan sikat gigi Anda. Saat ini sudah ada sikat gigi yang bulunya diberikan penanda warna. Saat warna memudar, maka sudah waktunya sikat tersebut diganti. Atau ketika Anda menemukan sudah ada bulu sikat gigi yang rontok, atau fleksibilitasnya mulai berkurang, segera ganti.

 Sumber

Selasa, 26 Juni 2012

Bad Mood & Cara Mengontrolnya

Apakah kamu pernah merasakan sangat terganggu tanpa sebab apa-apa? Atau tiba-tiba merasa nggak enak? Perasaan berubah dari sedih menjadi marah-marah dan tiba-tiba merasa senang hanya dalam hitungan menit. Hal seperti itu dapat membuat remaja hilang kontrol. Lalu, mengapa emosi seperti roller coaster ini sering terjadi pada remaja?

   Berhadapan dengan perubahan secara konstan dan tekanan adalah salah satu jawabannya. Mungkin saja terjadi saat remaja memulai hari pertamanya di sekolah baru dan ia nggak nemuin teman-teman lainnya. Atau terjadi saat timbul keinginan untuk naik tingkat atau menjadi lebih baik dalam olahraga atau aktivitas lainnya yang merupakan salah satu perhatian bagi remaja.

   Menjadi remaja berarti berjuang dengan identitas dan self image (jati diri). Diterima di kalangan teman sangatlah penting. Remaja juga menganggap penting saat kali pertama mereka harus terpisah jauh dari orang tua maupun keluarga. Remaja mungkin saja berpikir pada saat inilah harus membuat keputusan sendiri dalam segala hal, tapi di lain sisi merasa terlalu percaya diri dan merasa kesepian pada sisi lainnya dalam satu waktu.

   Kebahagiaan dan kenikmatan yang dirasakan dapat juga bikin remaja ngerasa bingung  dan mengalami konflik batin. Remaja memerlukan waktu untuk merasa nyaman saat memasuki masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Lingkungan memengaruhi suasana hati dan keseluruhan cara memandang hidup.

   Penyebab perubahan mood adalah faktor biologis. Saat pubertas dimulai, tubuh mulai memproduksi hormon kelamin. Hormon ini, progesteron dan estrogen pada gadis remaja dan testosteron pada remaja laki-laki, menyebabkan perubahan fisik pada tubuh remaja. Tetapi, pada beberapa kasus, perubahan tersebut juga menyebabkan perubahan emosi, naik-turun yang menyebabkan perasaan nggak terkontrol.

   Perasaan terganggu atau short tempered bisa jadi tanda-tanda depresi. Begitu juga rasa bosen dan tidak punya harapan. Beberapa orang berpikir bahwa depresi, dapat juga memengaruhi mood, menjadi tidak sabar, gampang marah, atau bisa saja hanya sifat bawaan. Saat depresi mulai mengganggu orang lain, saat itulah kamu membutuhkan bantuan konsultan atau ahli terapi yang bisa membantu menghadapi permasalahan tersebut.

====================================================
Kontrol Diri
Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mempermudah ngendaliin perasaan yang sering berubah-ubah :
  1. Sadari bawha diri kamu nggak sendiri.
  2. Aturlah napas; hitunglah napas sampai hitungan kesepuluh. Atau luangin waktu beberapa saat untuk nenangin diri, terutama saat marah. Bicaralah dengan orang yang kamu percaya. Teman dapat saling bantu dan menyadarkan kita bahwa kamu nggak sendiri, ada teman yang bisa diajak bicara.
  3. Berolahraga; olahraga teratur membantu meningkatkan produksi beta-endorphine, sebuah hormon yang dapat ngontrol stres. Misalnya, lari pagi, tenis, bersepeda. Tidurlah yang cukup. Kelelahan dapat memicu kesedihan dan perasaan nggak enak.
  4. Berkreasi; ikutlah kegiatan dalam bentuk proyek, misalnya menulis atau membuat jurnal, atau membuat sesuatu dari bahan kayu. Menulis dapat membantumu menuangkan pemikiran dan perasaan.
  5. Menangislah; nggak ada yang salah dengan menangis. Faktanya, menangis dapat membuat seseorang merasa lebih baik. Bagaimanapun, saat kamu sedih, nggak enak hati, bosan dan tidak ada harapan, dan tidak mampu keluar dari perasaan-perasaan itu, waktunya bertemu penasihat atau dokter.
  6. Menunggu; lewatin perasaan bad mood dengan menunggu. Perasaan itu bisa lewat begitu saja. Jika perasaan nggak  enak atau negatif dirasakan terlalu lama dan mengganggumu saat bersosialisasi dengan lingkungan, bicaralah dengan penasihan di sekolah, orangtua, atau ahli terapi.

====================================================
 Sekian dari saya, semoga postingan ini dapat bermanfaat. Mohon maaf apabila ada kekurangan ataupun salah kata. Saya hanya ingin mencoba berbagi.



sumber : buku "99 ideas for Happy Teens".

Tanda Pengenal Manusia Pada Sidik Jari

Saat dikatakan dalam Al Qur'an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan:

أَيَحْسَبُ الْإِنْسَانُ أَلَّنْ نَجْمَعَ عِظَامَهُ # بَلَى قَادِرِينَ عَلَى أَنْ نُسَوِّيَ بَنَانَهُ 
Artinya : "Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (QS Al Qiyamah : 3-4)

Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.

Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini.

Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.


Semoga bermanfaat.. ^_^

Kamis, 14 Juni 2012

Remaja dan Stres

   Banyak orang mengira bahwa stres hanya bisa dialami oleh orang dewasa, berkaitan dengan kesibukan dan tanggung jawab yang harus dipikul dalam kehidupan berkeluarga, pekerjaan, dan lingkungan sosial.

   Mereka pikir kehidupan anak dan remaja "fun-fun" saja, karena dianggap kegiatannya cuma sekolah dan main. Padahal, tantangan yang dialami remaja juga tidak kalah berat. Selain harus menyesuaikan diri dengan pertumbuhan dan perubahan fisik, remaja juga masih harus berhadapan dengan berbagai masalah di sekolah, terutama tes ujian. Belum lagi masalah dengan orangtua, tekanan teman sebaya alias peer pressure. Semua inii membuat remaja kadang mengalami tekanan atau stres melebihi yang dialami orang dewasa.

   Cara paling oke bagi remaja (sebetulnya bagi semua orang) untuk menghadapi stres adalah dengan berolahraga. Mengapa? Karena aktivitas fisik membuat tubuhmu melepaskan hormon endorphine yang membuatmu merasa tenang dan nyaman. Kalau kamu bukan atlet atau tidak biasa olahraga, cobalah untuk sekadar jalan kaki atau naik sepeda. Latihan pernapasan juga hal yang bagus, lho. Walaupun pada awalnya kita merasa janggal, lama-lama manfaatnya akan terasa. Ambil napas dalam-dalam, hitung sampai sepuluh, lalu hembuskan pelan-pelan. Latihan seperti ini terutama baik dilakukan ketika kamu sedang panik, karena akan membantumu melawan kecemasan.

   Cara lain untuk mengatasi stres adalah dengan hang out bersama teman-teman. Melakukan sesuatu hal yang disenangi bersama dengan orang yang kamu sukai bisa membantumu kembali berkonsentrasi. Bahkan, main dengan sesama teman yang sedang bete juga bisa jadi kegiatan yang bagus untuk menghadapi stres. Nonton, jalan-jalan, atau makan bareng bisa membuat kamu santai sehingga stres terkendali. Kalau teman-temanmu yang bikin kita stres (ini merupakan hal yang memang sering terjadi pada masa remaja), kamu bisa minta bantuan teman lain atau orangtua. Atau, kalau masalah tidak terpecahkan, cari aktivitas dan teman baru.

   Stres juga bisa dikendalikan dengan menekuni hobimu, Melakukan sesuatu yang berkaitan dengan hobi bisa membuat kamu merasa tenang dan senang. Jadi mulai sekarang, kamu bisa menggali hobimu dan mulai menekuninya. Berkumpul dengan orang-orang yang memiliki hobi sama juga akan menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk mengatasi stres, selain tentu saja memperluas pergaulan.

   Hal yang harus selalu diingat adalah bahwa kamu tidak bisa mengatur semuanya. Akan selalu ada hal-hal yang bertentangan atau bertolak belakang dengan kehendak kita. Oleh karena itu, kamu pun harus memiliki sikap pasrah dan berserah diri kepada Tuhan. Sikap ini merupakan cara yang jitu mengatasi stres.

    Apapun yang kita alami, jangan pernah mengatasi stres dengan cara yang tidak sehat, karena pada akhirnya hanya akan menambah stres dalam dirimu. Banyak remaja yang mencoba mengatasi stres dengan merokok, minum alkohol, bahkan atau nge-drugs. Kamu harus ingat bahwa perasaan nyaman yang ditimbulkan oleh rokok, alkohol, dan drugs tersebut hanya semu.

   Kalau kamu merasakan bahwa tidak lagi bisa menangani stres yang dialami, ada baiknya mintalah bantuan. Bicara dengan teman, orangtua, guru BP atau psikolog yang bisa membantumu melihat permasalahan dari perspektif berbeda. Atau, kalau curhat saja tidak cukup, paling tidak mereka akan dapat membantumu mencari pertolongan yang tepat.



Selasa, 12 Juni 2012

Ngapain Merokok

   Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang sekitar 120 milimeter dengan diameter sekitar 10 milimeter yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
"MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN"
   Kalimat itu pasti ada pada setiap bungkus rokok. Pastilah semua orang sering melihatnya. Peringatan ini sudah biasa tampil di televisi, radio, koran, dan bahkan pada kemasan rokok itu sendiri. Akan tetapi, mengapa masih juga banyak orang yang merokok?

   Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat merokok, perilaku merokok belum juga surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditoleransi oleh masyarakat. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, mall, angkutan maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan dijumpai orang yang sedang merokok. Bahkan, jika orang merokok berada di sebelah ibu yang sedang menggendong bayo sekalipun, orang tersebut tetap tenang mengembuskan asap rokoknya. Ironisnya, orang-orang yang ada di sekelilingnya acapkali tidak peduli.

   Hal yang lebih memprihatinkan lagi, usia mulai merokok setiap tahunnya semakin muda. Bila dulu orang mulai berani merokok pada usia SMP, sekarang dapat dijumpai anak-anak SD kelas 5 sudah mulai merokok secara diam-diam. Penyebab remaja merokok diantaranya adalah pengaruh orangtua, teman, iklan, juga keinginan untuk bereksperimen mencari pengalaman baru.

   Padahal, kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan,tetapi sayangnya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya. Dalam asap rokok terdapat 4.000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan sangat berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

   Nah, fakta yang membuktikan bahwa rokok itu hanya merugikan sudah banyak sekali. Jadi, ngapain merokok. Rokok hanya membuat masa depanmu dibayangi oleh penyakit-penyakit yang mengerikan.

========================================================

Ingat, Ya!
  • Meskipun orangtuamu merokok, kamu tidak harus meniru, karena kamu mempunyai akal yang dapat dipakai untuk membuat keputusan sendiri.
  •  Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan seperti itu.
  • Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok.
  • Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh dirimu, tetapi juga dapat membebani orang lain.
 ========================================================

sumber : buku 99 Ideas for Happy Teens

Minggu, 10 Juni 2012

Melatih Ketajaman Otak

Segala aktifitas yang kita lakukan sehari-hari semuanya di atur oleh otak.
Baik itu makan,berjalan,membaca,bermain
dan lain sebagainya.
Berikut ada beberapa tips untuk melatih ketajaman otak.


1.Rajin Membaca


Dengan rajin membaca akan membiasakan otak kita selalu terlatih untuk berfikir hal-hal yang baru atau bisa sebagai mengolahragakan otak.

Sebaiknya bacalah buku dengan beraneka ragam agar otak kita semakin terangsang dengan hal-hal yang baru.

2.Rajin mencari pengetahuan


Mencari pengetahuan baik di internet maupun di dunia luar akan selalu mengaktifkan otak dan juga akan menambah ketajaman otak.


3.Rajinlah bermain Teka-teki


Dengan rajin bermain teka-teki akan semakin membuat otak kita terbiasa berfikir untuk mencari jawaban yang tepat.


4.Gunakan tangan yang sering di diamkan.


Misalnya kita terbiasa menggunakan tangan kanan maka sesekali coba lakukan aktifitas dengan menggunakan tangan kiri.

Fungsinya agar melatih otak bagian yang lainnya yang selama ini dianggap tidur/tidak aktif.

5.Rajin memakan makanan yang berguna untuk otak


Seperti oraganisasi tubuh yang lainnya, otakpun juga butuh nutrisi untuk membantu perkembangannya.


6.Rajin melakukan Yoga dan meditasi.


Sebagai seorang Muslim Shalat adalah hal yang tepat untuk melatih ketajaman otak karena dengan shalat kita terbiasa dengan gerakan-gerakan shalat dan hal ini akan membuat otak kita lebih segar.


7.Bermain game


Main game bisa membantu meransang otak selalu berfikir keras untuk memenangkan game.

Hal ini dapat melatih ketajaman otak.

Semoga bermanfaat !


Wassalam

Kamis, 24 Mei 2012

Penyebab Mimisan Serta Cara Pengobatannya


Penyebab Mimisan – Mayoritas mimisan sering terjadi pada masa anak-anak. Dan hal ini pun pernah KutuBlog alami saat masih duduk di bangku SD. Biasanya saat bermain dengan teman-teman dan tanpa sengaja hidung terbentur sesuatu yang akhirnya mengeluarkan darah atau mimisan. Tapi pernah juga tanpa terbentur pun kadang mendadak mimisan, dimana dulu waktu di kampung, jika hal itu terjadi maka pengobatannya dengan cara tradisional yaitu dengan menggunakan daun sirih yang di taruh di lubang hidung, dan alhamdulillah mimisan pun cepat terhenti atau sembuh.
Dengan rasa penasaran dan mencoba mencari tahu penyebab mimisan, ternyata banyak juga faktor penyebab mimisan pada anak. Sebagaimana yang dijelaskan oleh salah satu pakar kesehatan (Doket Adi) berikut ini.
Mimisan terjadi karena hidung merupakan organ yang memiliki pembuluh darah halus paling banyak. Pembuluh-pembuluh darah tersebut terletak dekat pada permukaan kulit, sehingga rawan terluka dan menyebabkan mimisan. Kebanyakan kasus mimisan terjadi pada bagian bawah septum, atau sekat tulang yang membagi kedua rongga hidung. Gangguan ini biasa dialami oleh anak yang memiliki bakat mimisan atau pembuluh darah permukaan selaput lendirnya sangat tipis sehingga mudah pecah. Lantaran mudah pecah. Lantaran itulah anak ini sering mengalami mimisan secara berulang-ulang. Anak sehat pun dapat mengalami mimisan, meski tidak sesering orang yang memiliki bakat.
Dokter Adi memerinci lebih jauh penyebab anak mengalami mimisan:
1. Trauma
Misalnya terbentur, jatuh, dan membuang ingus terlalu keras. Mengorek-ngorek hidung dengan kuku yang tajam juga akan melukai selaput hidung yang tipis dan menyebabkan mimisan.
2. Polusi
Polusi berupa paparan rokok atau asap knalpot bersifat iritatif. Semua itu dapat membuat lecet dan merobek permukaan selaput lendir yang tipis.
3. Obat-obatan Terentu
Ada beberapa obat yang dapat memicu terjadinya mimisan. Obat semprot yang berfungsi melegakan hidung yang mampet (obat pelega hidung golongan kortikosteroid), salah satunya. Pemakaian yang terlalu sering dapat menjadikan hidung anak mimisan, begitu pun cara pemakaiannya yang salah seperti menggunakan semprotan ke arah tengah padahal yang tepat adalah dengan menyemprotkan ke samping.
4. Udara Dingin
Penyetelan AC yang terlalu dingin dapat menyebabkan mimisan. Cara kerja AC yang menyerap uap air di udara membuat kelembapan di ruangan jauh berkurang. Ditambah, suhu yang terlalu dingin membuat udara jadi makin kering. Udara kering yang diisap anak akan membuat alat pernapasannya mengering, sehingga selaput lendirnya mudah pecah dan berdarah.
Cara Menghentikan Mimisan / Mengobati Mimisan
Cara menghentikan mimisan adalah anak didudukkan pada posisi tegak, kemudian diberikan tekanan pada hidung (dipencet) dengan tujuan mengecilkan pembuluh darah yang pecah (kontriksi) sekaligus mempercepat pembekuan darah di daerah hidung. Bisa juga dengan pengobatan alami daun sirih getahnya diteteskan ke daerah hidung yang mimisan. Getah daun sirih ini berkhasiat menimbulkan koagulasi pada pembuluh darah yang pecah.

Rabu, 16 Mei 2012

Tips Menyembuhkan Phobia

Apakah anda mengalami phobia terhadap sesuatu?? 
Phobia adalah ketakutan yang berlebih-lebihan terhadap benda-benda atau situasi-situasi tertentu yang seringkali tidak beralasan dan tidak berdasar pada kenyataan. Istilah “phobia” berasal dari kata “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang sifatnya tidak rasional; yang dirasakan dan dialami oleh sesorang. Phobia merupakan suatu gangguan yang ditandai oleh ketakutan yang menetap dan tidak rasional terhadap suatu obyek atau situasi tertentu.


Walaupun ada ratusan macam phobia tetapi pada dasarnya phobia-phobia tersebut merupakan bagian dari 3 jenis phobia, yang menurut buku DSM-IV (Diagnostic and StatisticalManual for Mental Disorder IV) ketiga jenis phobia itu adalah:

1. Phobia sederhana atau spesifik (Phobia terhadap suatu obyek/keadaan tertentu) seperti pada binatang, tempat tertutup, ketinggian, dan lain lain.

2. Phobia sosial (Phobia terhadap pemaparan situasi sosial) seperti takut jadi pusat perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat-tempat ramai.

3. Phobia kompleks (Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di kendaraan umum/mall) orang seperti ini bisa saja takut keluar rumah.

Penyebab Phobia

Phobia dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Pada umumnya phobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa kecil dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia.

Lalu bagaimana menjelaskan tentang orang yang takut akan sesuatu walaupun tidak pernah mengalami trauma pada masa kecilnya? Martin Seligman di dalam teorinya yang dikenal dengan istilah biological preparedness mengatakan ketakutan yang menjangkiti tergantung dari relevansinya sang stimulus terhadap nenek moyang atau sejarah evolusi manusia, atau dengan kata lain ketakutan tersebut disebabkan oleh faktor keturunan. Misalnya, mereka yang takut kepada beruang, nenek moyangnya pada waktu masih hidup di dalam gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat, sehingga dapat menghasilkan kita sebagai keturunannya. Seligman berkata bahwa kita sudah disiapkan oleh sejarah evolusi kita untuk takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam survival kita.

Pada kasus phobia yang lebih parah, gejala anxiety neurosa menyertai penderita tersebut. Si penderita akan terus menerus dalam keadaan phobia walaupun tidak ada rangsangan yang spesifik. Selalu ada saja yang membuat phobia-nya timbul kembali, misalnya thanatophobia (takut mati), dll.

Perlu kita ketahui bahwa phobia sering disebabkan oleh faktor keturunan, lingkungan dan budaya. Perubahan-perubahan yang terjadi diberbagai bidang sering tidak seiring dengan laju perubahan yang terjadi di masyarakat, seperti dinamika dan mobilisasi sosial yang sangat cepat naiknya, antara lain pengaruh pembangunan dalam segala bidang dan pengaruh modernisasi, globalisasi, serta kemajuan dalam era informasi. Dalam kenyataannya perubahan-perubahan yang terjadi ini masih terlalu sedikit menjamah anak-anak sampai remaja. Seharusnya kualitas perubahan anak-anak melalui proses bertumbuh dan berkembangnya harus diperhatikan sejak dini khususnya ketika masih dalam periode pembentukan (formative period) tipe kepribadian dasar (basic personality type). Ini untuk memperoleh generasi penerus yang berkualitas.

Berbagai ciri kepribadian/karakterologis perlu mendapat perhatian khusus bagaimana lingkungan hidup memungkinkan terjadinya proses pertumbuhan yang baik dan bagaimana lingkungan hidup dengan sumber rangsangannya memberikan yang terbaik bagi perkembangan anak, khususnya dalam keluarga.

Berbagai hal yang berhubungan dengan tugas, kewajiban, peranan orang tua, meliputi tokoh ibu dan ayah terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, masih sering kabur, samar-samar. Sampai saat ini masih belum jelas mengenai ciri khusus pola asuh (rearing practice) yang ideal bagi anak. Seperti umur berapa seorang anak sebaiknya mulai diajarkan membaca, menulis, sesuai dengan kematangan secara umum dan tidak memaksakan. Tujuan mendidik, menumbuhkan dan memperkembangkan anak adalah agar ketika dewasa dapat menunjukan adanya gambaran dan kualitas kepribadian yang matang (mature, wel-integrated) dan produktif baik bagi dirinya, keluarga maupun seluruh masyarakat. Peranan dan tanggung jawab orang tua terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak adalah teramat penting.

Teknik Penyembuhan


Ada beberapa teknik Untuk penyembuhan phobia diantaranya adalah sbb:

1. Hypnotheraphy, Penderita phobia diberi sugesti-sugesti untuk menghilangkan phobia.

2. Flooding, Exposure Treatment yang ekstrim. Si penderita phobia yang ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalam ruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi.

3. Desentisisasi Sistematis, Dilakukan exposure bersifat ringan. Si penderita phobia yang takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang indah dimana si penderita didatangi oleh anjing-anjing lucu dan jinak.

4. Abreaksi: Si penderita phobia yang takut pada anjing dibiasakan terlebih dahulu untuk melihat gambar atau film tentang anjing, bila sudah dapat tenang baru kemudian dilanjutkan dengan melihat objek yang sesungguhnya dari jauh dan semakin dekat perlahan-lahan. Bila tidak ada halangan maka dapat dilanjutkan dengan memegang anjing dan bila phobia-nya hilang mereka akan dapat bermain-main dengan anjing. Memang sih bila phobia yang dikarenakan pengalaman traumatis lebih sulit dihilangkan.

5. Reframing, Penderita phobia disuruh membayangkan kembali menuju masa lampau dimana permulaannya si penderita mengalami phobia, ditempat itu dibentuk suatu manusia baru yang tidak takut lagi pada phobia-nya.

Selasa, 15 Mei 2012

NOMOFOBIA : Rasa Takut Jika Tidak Membawa HP




Banyak orang yang mengidap fobia tertentu, seperti klaustrofobia (takut pada tempat yang sempit dan tertutup) atau akrofobia (takut pada ketinggian).
Selain berbagai fobia yang umum terjadi, sekarang muncul fobia ‘modern’ yaitu nomofobia, rasa takut yang muncul apabila tidak membawa telepon genggam.
Nama nomofobia sendiri diambil dari singkatan no-mobile-phone phobia“.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh SecurEnvoy di Inggris, 2 dari 3 orang dewasa ternyata menderita phobia ini.
Dari 1000 orang yang diwawancarai, 66% di antaranya mengaku bahwa mereka merasa khawatir apabila tidak membawa telepon genggam mereka.
Hasil ini meningkat sebanyak lebih dari 50% sejak fobia ini teridentifikasi 4 tahun yang lalu.
Insidens nomofobia paling sering terjadi pada rentang usia 18 – 24 tahun (77%) diikuti 25 – 34 tahun (68%) dan terakhir usia lebih dari 55 tahun.
Para wanita lebih sering khawatir jika lupa membawa HP (70%) dibanding pria (61%), namun SecurEnvoy menyatakan perbedaan pria dan wanita ini mungkin terjadi karena biasanya pria membawa lebih dari 1 HP.
Peningkatan kasus nomofobia yang terjadi semakin menunjukkan bahwa manusia semakin tergantung dengan perangkat ini.
Namun apakah nantinya nomofobia ini akan terus berkembang seperti fobia-fobia lainnya yang sering ditemukan tentunya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda merasa terjangkit nomofobia?