Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

TIPS & TRIK MENGHADAPI UN

Tips Trik Menghadapi UN - Lulus UN 100%

Tips Menghadapi UN ini didedikasikan untuk kalian para siswa/i yang akan menghadapi UN nanti, menjelang UN yang pasti kan harus belajar terus dan terus. Tapi perlu diperhatikan juga saat hari H nya, yaitu saat UN nya. Berikut ini ada beberapa tips atau trik menjelang UN dan sampai hari nya. Baca dulu baru lakukan ;)

Tips ini terbagi menjadi beberapa situasi

#Pada malam sebelum UN
  1. Setiap malam UN belajar secukupnya, tidak disarankan Online
  2. Setiap malam UN tidur yang cukup
  3. Berdoa sebelum dan sesudah belajar supaya masuk ke otak
  4. Berdoa sebelum tidur, supaya hasil belajar tidak hilang dari dalam otak setelah bangun
  5. "Dilarang Ngantuk sebelum Belajar, Dilarang Belajar kalo udah Ngantuk", karena nanti otak kamu tidak akan sanggup buat nampung dan yang ada nanti, pelajaran yang udah kamu hafal jadi tidak hafal-hafal
  6. Dilarang melakukan mitos bodoh seperti, Membakar buku pelajaran trus Abunya Masukin ke Kopi terus kopinya di minum. Bukannya LULUS malah TAMAT.

#Pada saat sebelum berangkat
  1. Pamit minta restu Orang tua, tetangga, sanak saudara, tukang ojek di pangkalan yang sering nganterin kamu, supir angkot yang sering anter jemput kamu, babe satpam yang jaga sekolahan. Pokoknya yang berjasa buat kamu deh ._.v
  2. Sarapan pagi secukupnya, agar mendapat pasokan energi yang cukup buat Otak. Dan jangan lah engkau sarapan dengan makanan Pedas, niscaya itu akan menciptakan faktor X
  3. Periksa peralatan tulis, ID card, Papan UN, dll. Sudah lengkap atau belum
  4. Disarankan jangan Belajar terlalu berat sebelum UN di mulai

#Ketentuan sampai di Sekolah
  1. Datang lebih awal, biasanya "berkah" dateng pagi-pagi
  2. Hindari Faktor X :
    • Overslept - set alarm sebelum tidur
    • Traffic Jam - hindari macet
    • Accident - pelan-pelan aja di perjalanan
  3. Ke kamar kecil sebelum UN di mulai

#Saat mengerjakan SOAL UN
  1. Berdoa sebelum ngerjain Soal
  2. Matikan HP untuk menghindari Fitnah
  3. Kerjain Soal yang kamu mengerti terlebih dahulu
  4. Untuk bahasa indonesia / bahasa inggris. Baca soalnya dulu baru baca paragrafnya
  5. Lakukan Relaksasi di tengah mengerjakan Soal untuk menenangkan otot-otot yang tegang. Hal ini juga membuat hal negatif, yaitu mem-pressure teman-teman, lumayan lah iseng dikit. Gaya-gaya udah selesai padahal masih bersih
  6. Inget ini UN, bukan SMPTN. Bantulah teman yang kesusahan bila ada kesempatan, maksudnya kesusahan disini bukan gak punya duit melainkan gak punya ilmu alias gak bisa ngerjain

And the last, Berdoa lah kalo tips dan trik yang saya beri ini tidak menyesatkan kalian... :D





======================ZONA SESAT======================
 Kalo dapet bocoran :
  • Di periksa dulu beberapa soal cocok gak jawaban nya dengan soalnya. Kalo cocok gunain kalo gak cocok buang aja
  • Jangan buru-buru gunain itu, kerjain dulu semaksimal mungkin kalo udah mentok baru gunain
  • Taro bocoran jangan di taro ditempat yang gampang diliat. Jangan sekali-sekali nyontek di HP. Niscaya kalo ketauan bisa Panjang urusannya 


Sumber

Minggu, 08 Juli 2012

Jejak Di Karpet


Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya. Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu: "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan." Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan, "Itu artinya tidak ada seorang pun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut.

"Sekarang bukalah mata ibu". Ibu itu membuka matanya, "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?"

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu di sana, ia tahu, keluarga yang dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming). Teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita, sehingga sesuatu yg tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.


Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :
-Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
-Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya IA berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
-Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.
-Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
-Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.
-Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.
-Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.
-Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.
-Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.
-Untuk setiap permasalahan hidup yang saya hadapi, karena itu artinya Tuhan sedang membentuk dan menempa saya untuk menjadi lebih baik lagi.

Sabtu, 07 Juli 2012

{Cerita Inspiratif} Ketika 3 x 8 = 23

Yan Hui adalah murid kesayangan Confucius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumuni banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.

Pembeli berteriak: “3×8 = 23, kenapa kamu bilang 24?”

Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: “Sobat, 3×8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi.”

Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: “Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan.”

Yan Hui: “Baik, jika Confucius bilang kamu salah, bagaimana?”

Pembeli kain: “Kalau Confucius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?”

Yan Hui: “Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu.”

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confucius. Setelah Confucius tahu duduk persoalannya, Confucius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: “3×8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Berikan jabatanmu kepada dia.”

Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confucius berkata dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain. Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.

Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confucius tapi hatinya tidak sependapat.

Dia merasa Confucius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya. Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya. Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confucius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasihat: “Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh.”

Yan Hui menjawab, “Baiklah,” lalu berangkat pulang.

Di dalam perjalanan tiba-tiba angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba-tiba ingat nasihat Confucius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasihat gurunya yang pertama sudah terbukti.

Apakah saya akan membunuh orang?
Yan Hui tiba di rumahnya saat malam sudah larut dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai di depan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasihat Confucius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confucius, berlutut dan berkata:
“Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?”

Confucius berkata: “Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh”.

Yan Hui berkata: “Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum.”

Jawab Confucius : “Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga.
Kamu tidak ingin belajar lagi dariku. Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3×8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3×8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?”

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : “Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu.”

Sejak itu, kemanapun Confucius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.


Cerita ini mengingatkan kita :
Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya. Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting. Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara-gara bertaruh mati-matian untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat. Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.


Sumber

Rabu, 04 Juli 2012

Gampang Menyerah? Siput Ini Aja Bisa Lebih Baik!

Jangan pernah kita putus asa dalam hal apapun, karena setiap masalah pasti akan ada jalan keluarnya..

Buat yang semangatnya lagi turun, buat yang gampang putus asa, semoga perjuangan siput ini bisa menjadi cermin dan pandangan bagi kita untuk tak kenal lelah dan gampang putus asa.

Saat orang-orang berkata bahwa kamu tidak bisa melakukan sesuatu...BUKTIKANLAH!

Perhatikan sekelilingmu....

cermati masalahnya dan pertimbangkan semua kemungkinan yang ada...

kuatkan keyakinan dan mulailah melangkah dengan perlahan...

Kerahkan semua tenaga dan potensi yang telah diberikan Tuhan dalam hidupmu...

Jadilah pribadi yang kreatif!

Pada akhirnya, kamu akan sukses dan membuktikan bahwa mereka telah salah menilai dirimu !!

Sekian...

Robert Collier quote : Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan anda pada diri sendiri.



sumber

⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴INSPIRATIF♈̷̴┈̥-̶̯͡⌣̊

1 pohon dpt membuat jutaan batang korek api,
tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.

Jadi, Satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.

Korek api mempunyai kepala,
tetapi tidak mempunyai otak,
oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil,
sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak,
jadi kita tidak perlu kebakaran jenggot hanya karena gesekan kecil,
jadi dengan menggunakan otak,
kita dapat mengurangi stress.

Ketika burung hidup,
ia makan semut.

Ketika burung mati, semut makan burung.

Waktu terus berputar sepanjang jaman.
Siklus kehidupan terus berlanjut.

Jangan merendahkan siapapun dalam hidup. Akan tetapi kita harus menunjukkan penghargaan pada orang lain,
bukan karena siapa mereka,
tetapi karena siapakah diri kita sendiri.

Kita mungkin berkuasa tapi waktu lebih berkuasa daripada kita.....

Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak
teman di Sekeliling kita, kita PD melakukan apa saja.

Waktu kita tak berdaya, barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati kita.

Tapi waktu kita down, kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang hanya memperalat & menggunakan kita...

Waktu kita sakit,
kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.

Manakala kita miskin, kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi / bersedekah dan saling membantu.

Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama² membuat

HIDUP LEBIH BERHARGA:

Saling menghargai
Saling membantu dan memberi
Saling mendukung
Jadilah teman setia tanpa syarat
Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman / memaksa seseorang melakukan suatu hal yang menyimpang untuk kepentingan pribadi kita,

Apa yang ditabur,
itulah yang akan kita tuai...O:)

Jumat, 15 Juni 2012

Kisah 1001 Kelereng

kumpulan cerita motivasi kehidupan,motivasi diri,motivasi dalam kerja,motivasi islami,motivasi anak,motivasi berprestasi,motivasi inspirasi,motivasi disiplin,motivasi bisnis,tips motivasi,kata kata motivasi,puisi motivasi,sosok motivasiMakin tua, aku makin menikmati Sabtu pagi. Mungkin karena adanya keheningan sunyi senyap sebab aku yang pertama bangun pagi, atau mungkin juga karena tak terkira gembiraku sebab tak usah masuk kerja. Apapun alasannya, beberapa jam pertama Sabtu pagi amat menyenangkan.

Beberapa minggu yang lalu, aku agak memaksa diriku ke dapur dengan membawa secangkir kopi hangat di satu tangan dan koran pagi itu di tangan lainnya. Apa yang biasa saya lakukan di Sabtu pagi, berubah menjadi saat yang tak terlupakan dalam hidup ini. Begini kisahnya.

Aku keraskan suara radioku untuk mendengarkan suatu acara Bincang-bincang Sabtu Pagi. Aku dengar seseorang agak tua dengan suara emasnya. Ia sedang berbicara mengenai seribu kelereng kepada seseorang di telpon yang dipanggil “Tom”. Aku tergelitik dan duduk ingin mendengarkan apa obrolannya.


“Dengar Tom, kedengarannya kau memang sibuk dengan pekerjamu. Aku yakin mereka menggajimu cukup banyak, tapi kan sangat sayang sekali kau harus meninggalkan rumah dan keluargamu terlalu sering. Sulit kupercaya kok ada anak muda yang harus bekerja 60 atau 70 jam seminggunya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk menonton pertunjukan tarian putrimu pun kau tak sempat”.

Ia melanjutkan : “Biar kuceritakan ini, Tom, sesuatu yang membantuku mengatur dan menjaga prioritas apa yang yang harus kulakukan dalam hidupku”.

Lalu mulailah ia menerangkan teori “seribu kelereng” nya.” Begini Tom, suatu hari aku duduk-duduk dan mulai menghiitung-hitung. Kan umumnya orang rata-rata hidup 75 tahun. Ya aku tahu, ada yang lebih dan ada yang kurang, tapi secara rata-rata umumnya kan sekitar 75 tahun. Lalu, aku kalikan 75 ini dengan 52 dan mendapatkan angka 3900 yang merupakan jumlah semua hari Sabtu yang rata-rata dimiliki seseorang selama hidupnya. Sekarang perhatikan benar-benar Tom, aku mau beranjak ke hal yang lebih penting”.

“Tahu tidak, setelah aku berumur 55 tahun baru terpikir olehku semua detail ini”, sambungnya, “dan pada saat itu aku kan sudah melewatkan 2800 hari Sabtu. Aku terbiasa memikirkan, andaikata aku bisa hidup sampai 75 tahun, maka buatku cuma tersisa sekitar 1000 hari Sabtu yang masih bisa kunikmati”.

“Lalu aku pergi ketoko mainan dan membeli tiap butir kelereng yang ada. Aku butuh mengunjungi tiga toko, baru bisa mendapatkan 1000 kelereng itu. Kubawa pulang, kumasukkan dalam sebuah kotak plastik bening besar yang kuletakkan di tempat kerjaku, di samping radio. Setiap Sabtu sejak itu, aku selalu ambil sebutir kelereng dan membuangnya”.

“Aku alami, bahwa dengan mengawasi kelereng-kelereng itu menghilang, aku lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang betul-betul penting dalam hidupku. Sungguh, tak ada yang lebih berharga daripada mengamati waktumu di dunia ini menghilang dan berkurang, untuk menolongmu membenahi dan meluruskan segala prioritas hidupmu”.

“Sekarang aku ingin memberikan pesan terakhir sebelum kuputuskan teleponmu dan mengajak keluar istriku tersayang untuk sarapan pagi. Pagi ini, kelereng terakhirku telah kuambil, kukeluarkan dari kotaknya. Aku berfikir, kalau aku sampai bertahan hingga Sabtu yang akan datang, maka Allah telah meberi aku dengan sedikit waktu tambahan ekstra untuk kuhabiskan dengan orang-orang yang kusayangi”.

“Senang sekali bisa berbicara denganmu, Tom. Aku harap kau bisa melewatkan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang kau kasihi, dan aku berharap suatu saat bisa berjumpa denganmu. Selamat pagi!”

Saat dia berhenti, begitu sunyi hening, jatuhnya satu jarumpun bisa terdengar ! Untuk sejenak, bahkan moderator acara itupun membisu. Mungkin ia mau memberi para pendengarnya, kesempatan untuk memikirkan segalanya. Sebenarnya aku sudah merencanakan mau bekerja pagi itu, tetapi aku ganti acara, aku naik ke atas dan membangunkan istriku dengan sebuah kecupan.

“Ayo sayang, kuajak kau dan anak-anak ke luar, pergi sarapan”. “Lho, ada apa ini…?”, tanyanya tersenyum. “Ah, tidak ada apa-apa, tidak ada yang spesial”, jawabku, “Kan sudah cukup lama kita tidak melewatkan hari Sabtu dengan anak-anak ? Oh ya, nanti kita berhenti juga di toko mainan ya? Aku butuh beli kelereng.”

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)
Dikutip dari Indonesian groups

Dari setiap satu kelereng yang telah terbuang, apakah yang telah anda dapatkan ?

Apakah ……..
kesedihan
keraguan
kebosanan
rasa marah
putus asa
hambatan
permusuhan
pesimis
kegagalan ?

ataukah …….
kebahagiaan
kepercayaan
antusias
cinta kasih
motivasi
peluang
persahabatan
optimis
kesuksesan ?

Waktu akan berlalu dengan cepat. Tidak banyak kelereng yang tersisa dalam kantong anda saat ini. Gunakan secara bijak untuk memberikan kebahagiaan yang lebih baik bagi anda sendiri, keluarga, dan lingkungan anda.

Kamis, 14 Juni 2012

PASRAH

Janganlah berpaling dari takdir

Burungpun harus terbang mengepakkan sayapnya

Daun-daun keringpun harus gugur tinggalkan ranting

Malampun harus datang tepat menggantikan siang

Lekat dengan kepatuhan, sarat dengan ketundukkaan

Dapatkan buahnya…

Tiada susah payah, tiada bencana, penuh kepasrahan

Berjalanlah bersama yang memperjalankan

Hadirkan ketulusan sepenuh kelapangan dada

MENGUSIR MALAS

Hai, malas yang mengungkungku
Kuingin menghancurkanmu
Karena kau telah menelan masaku
Hai, malas yang selalu lekat menyelinggkup tubuhku
Pada tiap sisi ruang dan waktu
Bodohnya aku tak kuasa menepis keangkuhanmu
Meski telah kuupayakan
Tak bertegur sama denganmu
Kau terus saja menggapai-gapai menarikku
Setiap langkah yang terarah melawanmu
Magnet kemalasan pasang kuda-kuda menjeratku
Kurasa kantuk, berkeringat, pusing dan pegal
Menyeretku kepembaringan…..
Melenakanku dalam mimpi kesiangan
Oh…….
Kemalasan enyahlah…..
Aku tak hendak kehabisan…..
W a k t u    b e r h a r g a k u

Remaja dan Stres

   Banyak orang mengira bahwa stres hanya bisa dialami oleh orang dewasa, berkaitan dengan kesibukan dan tanggung jawab yang harus dipikul dalam kehidupan berkeluarga, pekerjaan, dan lingkungan sosial.

   Mereka pikir kehidupan anak dan remaja "fun-fun" saja, karena dianggap kegiatannya cuma sekolah dan main. Padahal, tantangan yang dialami remaja juga tidak kalah berat. Selain harus menyesuaikan diri dengan pertumbuhan dan perubahan fisik, remaja juga masih harus berhadapan dengan berbagai masalah di sekolah, terutama tes ujian. Belum lagi masalah dengan orangtua, tekanan teman sebaya alias peer pressure. Semua inii membuat remaja kadang mengalami tekanan atau stres melebihi yang dialami orang dewasa.

   Cara paling oke bagi remaja (sebetulnya bagi semua orang) untuk menghadapi stres adalah dengan berolahraga. Mengapa? Karena aktivitas fisik membuat tubuhmu melepaskan hormon endorphine yang membuatmu merasa tenang dan nyaman. Kalau kamu bukan atlet atau tidak biasa olahraga, cobalah untuk sekadar jalan kaki atau naik sepeda. Latihan pernapasan juga hal yang bagus, lho. Walaupun pada awalnya kita merasa janggal, lama-lama manfaatnya akan terasa. Ambil napas dalam-dalam, hitung sampai sepuluh, lalu hembuskan pelan-pelan. Latihan seperti ini terutama baik dilakukan ketika kamu sedang panik, karena akan membantumu melawan kecemasan.

   Cara lain untuk mengatasi stres adalah dengan hang out bersama teman-teman. Melakukan sesuatu hal yang disenangi bersama dengan orang yang kamu sukai bisa membantumu kembali berkonsentrasi. Bahkan, main dengan sesama teman yang sedang bete juga bisa jadi kegiatan yang bagus untuk menghadapi stres. Nonton, jalan-jalan, atau makan bareng bisa membuat kamu santai sehingga stres terkendali. Kalau teman-temanmu yang bikin kita stres (ini merupakan hal yang memang sering terjadi pada masa remaja), kamu bisa minta bantuan teman lain atau orangtua. Atau, kalau masalah tidak terpecahkan, cari aktivitas dan teman baru.

   Stres juga bisa dikendalikan dengan menekuni hobimu, Melakukan sesuatu yang berkaitan dengan hobi bisa membuat kamu merasa tenang dan senang. Jadi mulai sekarang, kamu bisa menggali hobimu dan mulai menekuninya. Berkumpul dengan orang-orang yang memiliki hobi sama juga akan menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk mengatasi stres, selain tentu saja memperluas pergaulan.

   Hal yang harus selalu diingat adalah bahwa kamu tidak bisa mengatur semuanya. Akan selalu ada hal-hal yang bertentangan atau bertolak belakang dengan kehendak kita. Oleh karena itu, kamu pun harus memiliki sikap pasrah dan berserah diri kepada Tuhan. Sikap ini merupakan cara yang jitu mengatasi stres.

    Apapun yang kita alami, jangan pernah mengatasi stres dengan cara yang tidak sehat, karena pada akhirnya hanya akan menambah stres dalam dirimu. Banyak remaja yang mencoba mengatasi stres dengan merokok, minum alkohol, bahkan atau nge-drugs. Kamu harus ingat bahwa perasaan nyaman yang ditimbulkan oleh rokok, alkohol, dan drugs tersebut hanya semu.

   Kalau kamu merasakan bahwa tidak lagi bisa menangani stres yang dialami, ada baiknya mintalah bantuan. Bicara dengan teman, orangtua, guru BP atau psikolog yang bisa membantumu melihat permasalahan dari perspektif berbeda. Atau, kalau curhat saja tidak cukup, paling tidak mereka akan dapat membantumu mencari pertolongan yang tepat.



Selasa, 12 Juni 2012

Ngapain Merokok

   Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang sekitar 120 milimeter dengan diameter sekitar 10 milimeter yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.
"MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN"
   Kalimat itu pasti ada pada setiap bungkus rokok. Pastilah semua orang sering melihatnya. Peringatan ini sudah biasa tampil di televisi, radio, koran, dan bahkan pada kemasan rokok itu sendiri. Akan tetapi, mengapa masih juga banyak orang yang merokok?

   Meski semua orang tahu akan bahaya yang ditimbulkan akibat merokok, perilaku merokok belum juga surut dan tampaknya merupakan perilaku yang masih dapat ditoleransi oleh masyarakat. Hal ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, mall, angkutan maupun di jalan-jalan. Hampir setiap saat dapat disaksikan dan dijumpai orang yang sedang merokok. Bahkan, jika orang merokok berada di sebelah ibu yang sedang menggendong bayo sekalipun, orang tersebut tetap tenang mengembuskan asap rokoknya. Ironisnya, orang-orang yang ada di sekelilingnya acapkali tidak peduli.

   Hal yang lebih memprihatinkan lagi, usia mulai merokok setiap tahunnya semakin muda. Bila dulu orang mulai berani merokok pada usia SMP, sekarang dapat dijumpai anak-anak SD kelas 5 sudah mulai merokok secara diam-diam. Penyebab remaja merokok diantaranya adalah pengaruh orangtua, teman, iklan, juga keinginan untuk bereksperimen mencari pengalaman baru.

   Padahal, kerugian yang ditimbulkan rokok sangat banyak bagi kesehatan,tetapi sayangnya masih saja banyak orang yang tetap memilih untuk menikmatinya. Dalam asap rokok terdapat 4.000 zat kimia berbahaya untuk kesehatan, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan sangat berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

   Nah, fakta yang membuktikan bahwa rokok itu hanya merugikan sudah banyak sekali. Jadi, ngapain merokok. Rokok hanya membuat masa depanmu dibayangi oleh penyakit-penyakit yang mengerikan.

========================================================

Ingat, Ya!
  • Meskipun orangtuamu merokok, kamu tidak harus meniru, karena kamu mempunyai akal yang dapat dipakai untuk membuat keputusan sendiri.
  •  Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan seperti itu.
  • Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok.
  • Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh dirimu, tetapi juga dapat membebani orang lain.
 ========================================================

sumber : buku 99 Ideas for Happy Teens

Sabtu, 26 Mei 2012

(RENUNGAN) Tuhan itu IBARAT "Pemulung"

Di sebuah sekolah negeri, seorang guru bertanya pada muridnya, "Siapakah Tuhan itu ?"

Pertanyaan pertama ditujukan pd muridnya yg bernama Mahfud, lalu Mahfud menjawab bahwa Tuhan itu adalah hakim yang mengadili orang jahat karena bapaknya Mahfud seorang hakim.
...
Lalu guru bertanya kepada Boyke, siapakah Tuhan? Jawab Boyke, Tuhan adalah dokter yang bisa menyembuhkan segala penyakit..., karena bapaknya Boyke adalah seorang dokter.

Selanjutnya guru bertanya kepada Anthoni, siapa Tuhan? Anthoni berkata bahwa Tuhan adalah yang bisa memberikan segalanya ketika kita meminta kepadaNYA. Bapaknya Anthoni adalah konglomerat yang selalu menuruti keinginan anaknya.

Semua anak ditanya dan jawabnya adalah perspektif mereka terhadap pekerjaan bapaknya di dunia.

Tibalah giliran Ujang yang ditanya oleh guru. Guru tahu bahwa Ujang tidak semapan teman-temannya yang hidupnya berkecukupan. Kepala Ujang menunduk kebawah, tidak berani menatap gurunya.

Sang guru lalu bertanya pada Ujang, siapakah Tuhan itu? Dengan suara pelan Ujang menjawab bahwa Tuhan itu adalah seorang "pemulung".

Kelas menjadi ricuh & ribut dengan jawaban Ujang, bagaimana bisa Tuhan itu seperti "pemulung". Lalu guru pun bertanya, kenapa Ujang bilang kalau Tuhan itu "pemulung"?

Lalu Ujang menjawab dengan menengadahkan mukanya, Ujang berkata bahwa seorang pemulung mengambil barang-barang yang tidak berguna & mengumpulkannya, membersihkannya sehingga menjadi berguna. Bapak saya juga memungut saya dari jalanan & membawa pulang saya ke rumahnya, saya diasuhnya, disekolahkan, dididiknya agar menjadi berguna. Jika bapak saya tidak mengambil saya, entah jadi apakah nasib saya sekarang dijalan. Demikianlah Tuhan menjadi seperti seorang "pemulung" yang mengambil yang tidak berguna menjadi berguna. Semua kelas terdiam dan tanpa terasa sang guru meneteskan airmata.

Lalu dipeluknya Ujang dengan erat sambil menangis terharu.

Mari kita bersama2 merenungkan kebaikan Tuhan dlm hidup kita. Tuhan sungguh BAIK ....



Sumber

Senin, 02 Agustus 2004

KEBOSANAN

Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan. Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.

Tamu : "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?

Pak Tua : "Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu".

Tamu : "Kenapa kita merasa bosan?".

Pak Tua : "Karena kita tidak penah merasa puas dengan apa yang kita miliki."

Tamu : "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"

Pak Tua : " Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya."

Tamu : "Bagaiman mungkin bisa menikmati kebosanan?"

Pak Tua : "Bertanyalah pada dirimu sendiri, mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"

Tamu : "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua."

Pak Tua : "Benar sekali anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."

Tamu : "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"

Pak Tua : "Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya."

Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.

Tamu : "Pak Tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?"

Pak Tua : "Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan."

Tamu : "Contohnya?"

Pak Tua : "Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu."

Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.

Tamu : "Pak Tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun disaat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?"

Sambil tersenyum Pak Tua berkata : "Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil

agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria."



sumber